Our Mission


Kebersamaan Masyarakat untuk Hidup Sehat, Sejahtera, Adil dan Merata


Image

Proyek Taman Hutan Pangan bekerja dalam skala komunitas untuk membantu menanggulangi masalah kesehatan mental dan moral melalui aktivitas pengembangan taman hutan pangan. Kami beranggapan bahwa rasa kesepian yang telah berada dalam tingkat kronis, isolasi sosial, masalah kesehatan mental dan moral, stres, depresi, kelelahan dan banyak bentuk penderitaan dari sisi internal manusia lainnya dapat jauh berkurang hanya dengan berada di alam; dengan memperhatikan lingkungan sekitar, dan dengan aktivitas menanam dan bekerja yang selaras dengan ekosistem hutan pangan. Kami akan bekerja dengan komunitas lokal, dan terus membuka peluang untuk bekerja sama dengan organisasi lain dalam membantu meringankan penderitaan bagi mereka yang membutuhkan bantuan dalam menemukan budaya kekeluargaan dalam berkomunitas, dan dalam menemukan tujuan serta peranan dirinya dalam kehidupannya.

Tim Anoa Farm di Proyek Taman Hutan Pangan sangat yakin dan akan terus memperjuangkan bahwa sumber pangan organik (alami) dan sehat ini harus dapat diakses dan dikonsumsi oleh semua orang, terlepas dari status sosial ekonomi yang mereka miliki. Di supermarket, sering kali rentang produk organik dihargai sangat tinggi sehingga pasar organik (pangan alami) tidak terjangkau bagi banyak keluarga dan individu, dan karenanya menjadi semakin terabaikan oleh banyak konsumen (masyarakat) terutama di Indonesia dimana lebih dari 60% strata sosial ekonomi masyarakatnya yang masih berada di bawah level kemakmuran. Produk organik yang ditanam di petak komunitas kami akan dapat diakses oleh semua, bahkan tanpa biaya sama sekali bagi mereka yang kurang mampu. Pada kesimpulannya, produk hutan pangan yang menghasilkan berbagai makanan organik ini gratis bagi masyarakat yang kurang mampu dan dengan harga yang sepadan bagi mereka yang mampu, sehingga sirkulasi ekonomi akan terus berputar dan tidak akan diam atau mentok di salah satu kalangan saja (dalam hal ini orang-orang yang mampu/kaya). Dan memang seperti inilah fitrah ekosistem dari habitat alami bekerja dalam poros perputarannya.

Manfaat kesehatan dan kesejahteraan yang ditanamkan dengan berada di ruang alami sangat berdampak besar bagi tubuh dan pikiran. Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa berada di pedesaan, khususnya di sekitar pohon dan tanaman dapat membantu pemulihan diri bagi manusia. Taman Hutan pangan ini akan menjadi ruang penyembuhan yang harmonis dan penuh dengan kedamaian. Masyarakat dapat mencari dan memenuhi makanan sendiri, atau duduk dan memperhatikan lingkungan yang aman dan nyaman dari tekanan dan tuntutan kehidupan modern.

Dengan dukungan Anda terhadap aktivitas kami ini, Anda pada dasarnya sedang membantu untuk mengatasi masalah yang disebutkan di atas dengan membangun tempat-tempat atau lokasi khusus yang akan bermanfaat bagi masyarakat setempat dan tentu saja kita semua, sementara itu, juga akan menciptakan ruang untuk kehidupan habitat liar, dan dunia yang alami. Dalam era yang penuh dengan ketidakseimbangan dan yang terus menggiring kita untuk memutuskan hubungan dengan sesamanya dan alam di sekitarnya, taman hutan pangan ini akan dapat membantu dalam memulihkan rasa harmoni dalam lanskap alami kita dengan masyarakat setempat - yang diperlukan hanyalah benih atau niat tulus dan ikhlas untuk beraksi atau implementasi nyata, agar matahari dan bulan akan terus tersenyum, dan kita dapat mengembalikan apa-apa yang telah hilang selama ini dalam diri kita masing-masing.

Restorasi Habitat Alami


Image

Seperti yang kita ketahui, penurunan spesies terus meningkat setiap tahunnya, dan telah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Anoa di Sulawesi Selatan telah tergolong ke dalam kategori hewan yang langka atau bahkan telah menuju kepunahan, burung jalak di era 1980an yang sering menemani kami bermain di sawah kini semakin jarang ditemukan bahkan di daerah persawahan itu sendiri,  berbagai jenis kupu-kupu bahkan puluhan ribu jenis kupu-kupu yang dulu menghiasi alam di daerah bantimurung Sulawesi Selatan kini hanya tinggal sebuah kenangan belaka, lebah penghasil madu yang begitu banyak manfaatnya bagi manusia kini telah menjadi bagian dari eksploitasi kerakusan manusia dalam memenuhi ego dan nafsu duniawinya sehingga habitat mereka semakin tergerus dan terus menurun kualitas maupun kuantitasnya, dan masih banyak spesies lainnya yang telah menjadi korban keganasan dan kerakusan manusia dalam memenuhi kepuasan akan keinginannya.

Burung-burung yang menghuni tanah pertanian dan perkebunan semakin berkurang baik dari segi jumlah maupun jenis-jenisnya karena sumber makanan mereka, yaitu serangga, telah menurun akibat dari penggunaan insektisida dan bahan kimia lainnya yang terlalu banyak bahkan sudah tidak terbendung lagi. Spesies menurun lainnya termasuk berbagai jenis kelelawar dan amfibi, dan sayangnya, masih banyak lagi yang sedang berada dalam kondisi jumlah yang semakin menurun, dan bahkan menuju kepunahannya.

Namun, tiada masalah tanpa sebuah solusi, tiada musibah tanpa sebuah pembelajaran, tiada dosa tanpa adanya taubat, dan pertolongan akan solusi itu sesungguhnya sangatlah dekat. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi kebangkitan dalam bentuk pertanian berkelanjutan (permakultur) di berbagai daerah (Negara) di belahan bumi ini, dan kami di sini, Anoa Farm dalam Proyek Taman Hutan Pangannya adalah bagian dari gerakan tersebut yang sangat dibutuhkan saat ini. Dengan izin Tuhan yang Maha Kuasa, hutan pangan yang kami buat akan menjadi daerah yang kaya akan keanekaragaman hayati, yang akan memasok habitat yang sangat dibutuhkan bagi manusia, alam dan seluruh makhluk hidup di sekitarnya.

Dengan mendukung aktifitas kami, Anda secara langsung telah membantu eksistensi dan restorasi berbagai satwa liar di sekitar kita yang paling rentan dalam menuju kepunahannya.

Perubahan Iklim dan Pertanian Regeneratif

Image

Perubahan iklim, polusi udara, dan toksifikasi tanah dan air adalah topik politik dan sosial yang sangat lazim. Proyek Taman Hutan Pangan mengusulkan untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh proses-proses ini dengan menciptakan ruang alami yang dapat menangkap karbon, menstabilkan erosi tanah dan menciptakan budaya tanah yang sehat dan subur di bumi melalui penanaman hutan tanaman buah. Laporan Komisi Kehutanan Dunia pada 2017 menyatakan bahwa rata-rata, sebuah pohon akan menyita (menyimpan) hingga 1 ton Karbon (3,7 ton Karbon Dioksida) per tahun, sementara itu menghasilkan lebih banyak oksigen bersih. Setiap hutan kita akan menyerap sejumlah besar Karbon, membantu keseimbangan dalam Perubahan Iklim, dan menghasilkan udara bersih.

Pertanian regeneratif adalah sebuah sistem dimana prinsip-prinsip dan praktik-praktik pertanian yang meningkatkan keanekaragaman hayati, memperkaya tanah, memperbaiki daerah aliran sungai, dan meningkatkan fungsi dan peranan dari ekosistem. Dengan mengimplementasikan pertanian regeneratif, seperti taman hutan pangan dan bentuk permakultur lainnya, dengan izin Tuhan yang Maha Kuasa, kita benar-benar mulai dapat memperbaiki kondisi tanah yang kita gunakan untuk menanam pangan kita, dan bahkan membangun lanskap yang lebih sehat dan lebih subur daripada yang telah kita gunakan atau manfaatkan sebelumnya.

Dengan dukungan kepada Anoa Farm bersama Proyek Hutan Pangannya, Anda akan membantu untuk mengimbangi Jejak Penggunaan Karbon Anda (Anda dapat menilai Jejak Karbon Anda dengan menggunakan Kalkulator Jejak Karbon untuk mengetahui dampak dari apa-apa yang telah Anda lakukan terhadap bumi ini), dan secara langsung membantu dalam menanggulangi perubahan iklim, polusi udara, erosi tanah, dan toksifikasi terhadap lanskap alam kita; membangun, merawat dan memelihara planet bumi yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih bahagia untuk kita semua.


Proyek Hutan Pangan dan Bioregionalisme: Regenerasi Tanah Dan Sosial Masyarakat.

Image

Ringkasan:

Kita saat ini hidup di era yang sangat menantang. Kehidupan sosial masyarakat kita telah hancur, pemerintah yang seharusnya bijak dalam mengayomi dan memimpin telah hilang bahkan menjadi langka, kerangka kehidupan sosial kita secara inheren tidak lagi berkelanjutan dan dunia alami kita telah runtuh. Namun, harapan tidak akan pernah menghilang begitu saja. Ada beberapa gerakan yang sangat positif yang sedang berkembang di seluruh dunia, dan mereka hanya tumbuh dalam ruang lingkup, skala dan popularitas yang masih minim. Banyak penelitian yang dilakukan oleh beberapa aktivis permakultur yang paling terpercaya yang mengindikasikan bahwa kita saat ini membutuhkan perubahan sistematis. Kita membutuhkan perubahan di semua tingkatan sehingga kita dapat melakukan lebih dari sekedar bertahan hidup, tetapi berkembang, dan bertumbuh dimana pertumbuhan kita semua sangat terkait erat dengan kesehatan, kesetaraan ekonomi dan kemakmuran yang adil dan merata  dalam dunia alami kita. Tujuan kami adalah mengembangkan taman hutan pangan, benih perubahan, di dalam komunitas di seluruh Indonesia yang tercinta ini, dengan tujuan intinya untuk menghasilkan bioregion yang lebih luas yang berpusat di pertanian regeneratif.

Bioregionalism:

Taman Hutan Pangan diterapkan untuk membuat pertanian regeneratif dapat diakses oleh masyarakat lokal dengan menanam berbagai tanaman pangan. Kesehatan tanah adalah elemen mendasar dari produksi pangan, dan pondasi bagi kehidupan di bumi. Semakin subur tanah kita, semakin sehat dan tangguh tanaman kita. Hutan pangan adalah bentuk pertanian yang dikenal sebagai permakultur yang meregenerasi tanah, dan lingkungan sekitarnya yang bekerja selaras dengan fitrah dari ekosistem alam kita. Kami beranggapan bahwa setiap orang harus memiliki akses ke makanan lokal yang segar, sehat dan alami. Adalah hal yang penting bahwa hutan pangan kita meregenerasi kembali masyarakat lokal kita serta kesehatan lingkungannya. Tujuan utama kami adalah untuk menghubungkan kembali masyarakat dengan dunia alami kita melalui produksi makanan segar dan sehat serta alami. Kami percaya bahwa hasil mendasar dari proses ini adalah kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata serta lingkungan yang terus beregenerasi; orang-orang menemukan perasaan baru akan tujuan, fungsi dan peranan mereka dalam suatu komunitas (masyarakat), dan mengembalikan semua nutrisi ke tempat muasalnya yaitu tanah untuk diolah kembali melalui proses penguraian oleh berbagai jenis makhluk hidup lainnya agar dapat diolah fungsikan menjadi sumber kehidupan bagi generasi selanjutnya.

Meski kami bekerja dan beraktifitas di level akar rumput bersama komunitas dalam mengembangkan hutan pangan, namun tujuan utama kami adalah untuk menciptakan sebuah area yang berkonsentrasi pada kesehatan, kesejahteraan dan kemakmuran yang adil dan merata bagi masyarakat dan lingkungannya. Area ini lah yang dikenal sebagai Bioregion. Bioregion adalah sebuah area dengan fitur alam berskala lanskap yang luas dan proses lingkungan yang mempengaruhi fungsi dari seluruh ekosistem. Kami ingin mulai mendefinisikan lahan melalui praktik regeneratif dari permakultur. Kami akan bekerja dengan pemilik lahan lokal untuk mulai mengolah area lanskap yang luas dengan ekosistem taman hutan pangan. Area-area lahan ini akan dicakupi oleh hasil panen yang tinggi dan beragam tanaman dan tumbuhan, dengan sistem desain yang berpusat pada keanekaragaman hayati dan regenerasi dari dunia alami dan komunitas lokal. Mereka akan menjadi tempat bagi manusia untuk belajar; bagi manusia untuk tumbuh dan berkembang; bagi manusia untuk menyembuhkan dirinya; bagi manusia untuk mencari makan dan menghasilkan makanan; bagi satwa liar untuk berkembang; bagi tanah untuk beregenerasi, dan untuk digunakan sebagai pertahanan banjir alami yang akan mengurangi dampak dan resiko dari perubahan iklim.


Kebodohan itu adalah suatu prinsip yang berusaha menentang segala perbedaan atau keberagaman, melainkan dengan berkolaborasi dan memaksimalkan manfaatnya serta menghargai keberadaannya secara kreatif.
Bill Mollison